PRODUK KERUPUK LELE

DESA BAIPAJUNG , TANAH MERAH KABUPATEN BANGKALAN

PRODUK NUGGET LELE

DESA BAIPAJUNG , TANAH MERAH KABUPATEN BANGKALAN

PRODUK ABON LELE BAIPAJUNG

DESA BAIPAJUNG , TANAH MERAH KABUPATEN BANGKALAN

PRODUK KKN 58 UTM

DESA BAIPAJUNG , TANAH MERAH KABUPATEN BANGKALAN

TAMU DESA

MAHASISWA KKN 58 UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA

Tuesday, August 9, 2016

KKN UTM Menerapkan Pembelajaran Audio Visual di SD Baipajung 01

SD Baipajung 01 adalah sebuah SD yang ada di Desa Baipajung, Kecamatan Tanah Merah Kabupaten Bangkalan. . Pembelajaran audio visual adalah sebuah metode pembelajaran yang menggunakan audio sebagai media nya. media perantara nya menggunakan laptop dan lcd proyektor untuk menampilkan sebuah gambar. Tim KKN UTM juga mengajari anak-anak melalui media pembelajaran melalui video yang bergerak . contoh nya video sistem pernafasan manusia dan sistem kerangka pada manusia. kegiatan Pembelajaran audio visual ini dilaksanakan pada hari selasa, kamis dan sabtu pada siswa SD Baipajung 01 Kecamatan Tanah Merah Bangkalan


 Dokumentasi 
Kegiatan Pembelajaran Audio Visual 
 Dokumentasi 
Kegiatan Pembelajaran Audio Visual 

Pembekalan Kerajinan Anak-Anak Oleh KKN UTM

Pembekalan Kerajinan tangan untuk anak-anak diadakan di desa baipajung kecamatan tanah merah kabupaten bangkalan, anak-anak sangat antusias untuk membuat sebuah kerajinan tangan antara lain membuat aneka ragam bentuk dengan malam, membuat tempat tisu dan yang lainnya. tujuan nya mahasiswa kkn untuk membuat kerajinan tangan oleh anak-anak antara lain supaya anak - anak dapat melatih kretivitas dan inovasi dan melatih ketrampilan.


Dokumentasi 
Pembuatan Kerajinan Tangan 


Dokumentasi 
Pembuatan Kerajinan Tangan Tempat Tisu 

SRUKTUR KEPENGURUAN DESA BAIPAJUNG TAHUN 2016

Desa Baipajung merupakan desa yang termasuk kedalam administratif kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan. adapun struktur kepengurusan desa baipajung tahun 2016 .
1. Kepala Desa : As'ad Abdul Haris Nasution
2. Sekretaris Desa : Abd. Kowi
3. Kaur Administrasi : Sa'dullah
4. Kaur Keuangan  : Sahril Sidik
5. Kaur Umum : Hasan Baskoro
6. Kasi Pemerintahan : Moh. Ismail
7. Kasi Pembangunan : Moh. Husain Marzuki
8. Kasi Kesehjateraan : Muhammad Kosim
9. Kepala Dusun Majungan :  Abdul Haris
10.Kepala Dusun Baihlaok : Talha
11. Kepala Dusun Buwa'am : Moch. Fadli
12. Kepala Dusun Binteng : Haris
13.  Kepala Dusun Baidajah Rosi
14. Kepala Dusun Ruk Buruk  : Muhammad Bakri

Sarana dan Prasarana Desa Baipajung

Desa Baipajung adalah desa yang memiliki fasilitas jalan yang cukup banyak, semua jalan tersebut  beraspal. Tetapi kualitas jalannya sudah buruk, banyak jalan yang rusak dan berlubang. Berikut data rincian fasilitas jalan di Desa Baipajung :
  
Rincian jalan desa
Uraian
Kondisi jalan
“baik”
Kondisi Jalan
“rusak”
Jalan aspal
3km
7km
jalan makadam
4 km
5 km
Jalan tanah
-
10 km
Total panjang jalan
29 km
Sumber: buku profil Desa Baipajung tahun 2012

Desa Baipajung memilki beberapa aliran sungai yang terdapat di setiap dusun. Untuk menghubungkan dusun-dusun maka terdapat jembatan desa sebagai jalur transporatasi masyarakat antar dusun. Berikut data jembatan desa  di Baipajung.

Jembatan Desa
Uraian
Kondisi Jembatan
“Baik”
Kondisi Jembatan
“Rusak ”
Jumlah jembatan Beton
3
-
Jumlah Jembatan Besi
-
1
Jumlah Jembatan Kayu
1
-
Total jumlah jembatan
5
Sumber: buku profil Desa Baipajung tahun 2012

Untuk menunjang kesehatan masyarakat desa Baipajung terdapat beberapa sarana dan prasarana penunjang yang dapat mewujudakan kesehatan masyarakat desa Baipajung. Berikut sarana dan prasarana penunjang kesehatan masayarakat desa Baipajung :
Sarana dan prasarana Desa Baipajung
Uraian
Jumlah
Apotik
1
Polindes
1
Sumber: buku profil Desa Baipajung tahun 2012

Desa Baipajung memilki beberapa sarana dan prasarana peribadatan yang dapat menunjang ibadah masyarakat Desa Baipajung. Mayoritas masyarakata desa Baipajung memeluk agama isalam sehingga banyak terdapat masjid maupaun langgar desa. Berikut data jumlah sarana dan prasarana peribadatan di desa Baipajung :
Sarana dan prasarana peribadatan
Uraian
Kondisi tempat ibadah
“Baik”
Kondisi tempat ibadah
“rusak ”
Jumlah masjid
4
-
Jumlah langgar/mushola
175
-
Total jumlah sarana dan prasarana peribadatan

179
Sumber: buku profil Desa Baipajung tahun 2012

            Desa yang maju dapat dilihat dari banyaknya masyarakat yang menuntut ilmu di berbagai jenjang pendidikan. semakin banyak masyarakat yang bersekolah maka dapat dikatakan semakin maju pula desa tersebut. Untuk menunjang pendidikan, terdapat beberapa sarana dan prasarana pendidikan yang dapat menunjang pendidikan masyarakat desa. Berikut data jumlah sarana dan prasarana pendikan di desa Baipajung :
            Sarana dan prasarana pendidikan
Uraian
Jumlah
Gedung SD
3
Gedung SMP/MTS
4
Total jumlah sarana dan prasaran pendidikan
7
Sumber: buku profil Desa Baipajung tahun 2012

Monday, August 1, 2016

SOSIALISASI PRODUK LELE SANGKURIANG (KERUPUK,NUGGET,ABON) BERSAMA GURU SD BAIPAJUNG 01

Ikan lele  merupakan sejenis ikan konsumsi yang sudah merambah diberbagai penjuru kota di Indonesia termasuk di Desa Baipajung kecamatan tanah merah bangkalan.
Ikan lele dalam kehidupan sehari hari ternyata memiliki banyak manfaat jika dikelola sacara baik dari awal budidaya hingga pada proses pengolahan berbagai olahan ikan lele diantaranya:
  1. Kaya asam lemak omega tiga: Menjaga kesehatan jantung dan otak manusia. Baik untuk anak yang masih dalam masa pertumbuhan
  2. Kaya protein: Baik untuk membangun massa otot
  3. Vitamin B12: Kandungan 40 % menambah stamina agar tidak gampang lelah
  4. Kaya fosfor: Memberi energi dalam metabolisme lemak dan pati, membantu menunjang kesehatan gusi dan gigi, membantu sistesis DNA
  5. Membantu Kesehatan Kardiviovaskular
  6. Mampu menjaga kesehatan cardio dan pembuluh darah
  7. Dapat membuat jantung dan otak sehat
  8. Dapat mempercepat proses penyembuhan luka

Oleh karena itu kami kelompok KKN 58 melakukan sebuah inovasi untuk pembuatan kerupuk , nugget, dan abon yang berbahan ikan lele dikarenakan potensi yang ada di dalam desa baipajung terletak di budidaya ikan lele. Setelah berhasil membuat inovasi kami akan memberikan penyuluhan ke masyarakat, guru dan pengusaha dalam bidang perikanan. Penyuluhan merupakan sebuah cara mengenalkan sebuah produk kami yang terbuat dari bahan dasar lele untuk bisa dikembangkan oleh masyarakat khususnya di desa baipajung supaya bisa menjadi potensi untuk berwirausaha. Untuk penyuluhan di masyarakat diadakan hari minggu tanggal 31 juli 2016 sedangkan penyuluhan untuk guru hari diadakan tanggal 1 agustus 2016.
Tujuannya supaya guru memperoleh informasi cara pengolahan lele dan mampu mengaplikasikan masyarakat dan mampu
Cara yang digunakan untuk penyuluhan terhadap guru ialah menerangkan produk melalui slide power point yang kami buat dan sudah disediakan artikel tentang alat , bahan yang akan digunakan.

Dokumentasi pelatihan.,

PELATIHAN MASYARAKAT PEMBUATAN NUGGET LELE

Desa Baipajung terletak di Kecamatan Tanah Merah Kabupaten Bangkalan, Dalam sektor perikanan di dalam desa baipajung memiliki potensi tentang budidaya ikan lele .
Dalam mengembangkan sebuah potensi tersebut kami mengadakan pelatihan kepada masyarakat tentang cara pembuatan kerupuk ikan lele yang diadakan hari minggu tanggal 31 juli 2016 di Desa Baipajung kecamatan tanah merah bangkalan.
Proses Pembuatan dari Bolejung (Abon lele Baipajung) merupakan sebuah inovasi dari kelompok kkn 58 yang memanfaat potensi yang ada di Desa Baipajung yang memanfaatkan lele sebagai bahan dasar utama dalam pembuatannya.
Adapun cara Pembuatan Nugget Ikan Lele
Alat :
Gelas Takar
Timbangan Kue
Talenan
Pisau
Ulegan
Baskom
Panci
Sendok Teh
Bahan :
Lele Segar 250 gram
Tepung terigu 125 gram
Tepung kanji 125 gram
Garam 1 sdm
Gula ½ sdt
Bawang Merah 4 siung Bawang Putih 2 siung
Masako ½ sdt
Air 150 ml
Telur 1 butir
Tepung panir 250 gram

Cara Pembuatan Nugget Lele :
Pengolahan Lele:
Mencuci hingga bersih ikan lele segar sebanyak 250 gram
Mengukus hingga 30 menit
Memisahkan daging lele dari tulang dan kulitnya
Memisahkan daging lele dari tulang dan kulitnya kemudian dihaluskan dengan cara diuleg hingga halus

Pembuatan Bumbu:
Menghaluskan bawang putih sebanyak 2 siung, bawang merah 4 siung
Menambahkan garam sebanyak  1 sdm dan gula sebanyak ½ sdt, ½ sdt masako

Pembuatan Adonan:

  1. Mencampurkan tepung terigu 125 gram dengan tepung tapioka 125 gram
  2. Mencampurkan Lele yang telah dihaluskan dengan bumbu yang telah dipersiapkan sebelumnya
  3. Menambahkan air sebanyak 150 ml
  4. Mengaduk hingga adonan merata, kemudian menuangkan adonan kedalam plastik ½ kg
  5. Merebus adonan selama 30 menit hingga adonan menjadi padat.
  6. Meniriskan adonan yang telah jadi, kemudian mengangin-anginkan selama 2-3 jam
  7. Memotong adonan menjadi beberapa bagian kemudian membalut adonan dengan telur
  8. Membalurkan ¼ kg tepung roti hingga merata pada adonan
  9. Menggoreng adonan yang dengan api sedang hingga berwarna kuning keemasan

PELATIHAN MASYARAKAT KERUPUK IKAN LELE SANGKURIANG

PELATIHAN MASYARAKAT
KERUPUK IKAN LELE SANGKURIANG


Desa Baipajung terletak di Kecamatan Tanah Merah Kabupaten Bangkalan, Dalam sektor perikanan di dalam desa baipajung memiliki potensi tentang budidaya ikan lele .
Dalam mengembangkan sebuah potensi tersebut kami mengadakan pelatihan kepada masyarakat tentang cara pembuatan kerupuk ikan lele yang diadakan hari minggu tanggal 31 juli 2014 di Desa Baipajung kecamatan tanah merah bangkalan.
Proses Pembuatan dari kerupuk ikan lele merupakan sebuah inovasi dari kelompok kkn 58 yang memanfaat potensi yang ada di Desa Baipajung yang memanfaatkan lele sebagai bahan dasar utama dalam pembuatannya.

Adapun cara Pembuatan Kerupuk Ikan Lele
Alat :
Gelas Takar
Timbangan Kue
Talenan
Pisau
Ulegan
Baskom
Panci
Sendok Teh

Bahan :
Lele Segar 250 gram
Tepung terigu 250 gram
Tepung kanji 250 gram
Garam ½ sdm
Gula ½ sdm
Bawang Putih 3 siung
Pengembang (Puli) ½ sdt
Ketumbar ½ sdt
Air 100 ml
1 sachet masako

Cara Pembuatan Kerupuk Ikan Lele
Pengolahan Lele:
  1. Mencuci hingga bersih ikan lele segar sebanyak 250 gram
  2. Mengukus hingga 30 menit
  3. Memisahkan daging lele dari tulang dan kulitnya
  4. Memisahkan daging lele dari tulang dan kulitnya kemudian dihaluskan dengan cara diuleg hingga halus
Pembuatan Bumbu:
  1. Menghaluskan bawang putih sebanyak  3 siung
  2. Menambahkan garam sebanyak  ½ sdmdan gula sebanyak ½ sdm, 1 sachet masako
  3. Menambahkan Pengembang (Puli) ½ sdt yang dilarutkan dengan sedikit air
Pembuatan Adonan:
  1. Mencampurkan tepung terigu 250 gram dengan tepung tapioka 250 gram
  2. Mencampurkan Lele yang telah dihaluskan dengan bumbu yang telah dipersiapkan sebelumnya
  3. Menambahkan air sebanyak 100 ml
  4. Mengaduk hingga adonan merata, kemudian menuangkan adonan kedalam plastik ½ kg
  5. Mengkukus adonan selama 30 menit hingga adonan menjadi padat.
  6. Meniriskan adonan yang telah jadi, kemudian mengangin-anginkan selama 2-3 jam
  7. Memotong adonan membentuk lembaran, kemudian menjemur  hingga kering
  8. Menggoreng adonan yang telah kering dengan panas api sedang agar tidak gosong.


PELATIHAN MASYARAKAT PEMBUATAN BOLEJUNG (ABON LELE BAIPAJUNG)

PELATIHAN MASYARAKAT
PEMBUATAN BOLEJUNG (ABON LELE BAIPAJUNG)

                          
Desa Baipajung terletak di Kecamatan Tanah Merah Kabupaten Bangkalan, Dalam sektor perikanan di dalam desa baipajung memiliki potensi tentang budidaya ikan lele .
Dalam mengembangkan sebuah potensi tersebut kami mengadakan pelatihan kepada masyarakat tentang cara pembuatan kerupuk ikan lele yang diadakan hari minggu tanggal 31 juli 2016 di Desa Baipajung kecamatan tanah merah bangkalan.
Proses Pembuatan dari Bolejung (Abon lele Baipajung) merupakan sebuah inovasi dari kelompok kkn 58 yang memanfaat potensi yang ada di Desa Baipajung yang memanfaatkan lele sebagai bahan dasar utama dalam pembuatannya.
Adapun cara Pembuatan Bolejung (Abon Lele Baipajung) Ikan Lele
Alat :        
Gelas Takar
Timbangan Kue
Pisau
Ulegan
Baskom
Panci
Sendok Teh
Spatula
Wajan

Bahan :
Lele Segar 1 kg
Garam 1 sdm
Gula ½ sdm
Bawang Merah 10 siung
Bawang Putih 5 siung
Laos ½ ruas jari
Jahe ½ ruas jari
Ketumbar 1 sdm
Minyak Goreng 50 ml
Cabe  kecil 7 buah
Cabe Besar 3 buah
Masako ½ sachet
Daun Salam 1 lembar
Daun sereh 1 lembar

Cara Pembuatan Bolejung
  1. Pengolahan Lele:
  2. Mencuci hingga bersih ikan lele segar sebanyak  1 kg
  3. Mengukus hingga 30 menit
  4. Memisahkan daging lele dari tulang dan kulitnya
  5. Memisahkan daging lele dari tulang dan kulitnya kemudian dihaluskan dengan cara diuleg hingga halus
Pembuatan Bumbu:
  1. Menghaluskan bawang putih sebanyak 5 siung, bawang merah 10 siung, ketumbar ½ sdm
  2. Menambahkan garam sebanyak  1 sdm dan gula sebanyak ½ sdm, masako sesuai selera, jahe ½ ruas jari, laos ½ ruas jari, cabe merah besar 3 buah, cabe rawit 7 buah, ketumbar ½ sdm

Gambar dibawah ini merupakan sebuah dokumentsi pelatihan yang diadakan di Desa Baipajung , Kecamatan Tanah Merah Bangkalan. warga sangat antusias terhadap pembuatan bolejung.


Foto Dokumentasi Pelatihan di 
Desa Baipajung Kecamatan Tanah Merah Bangkalan

Foto Dokumentasi Pelatihan di 
Desa Baipajung Kecamatan Tanah Merah Bangkalan



Foto PRODUK ABON LELE BAIPAJUNG

Friday, July 29, 2016

AGENDA SENAM MINGGU PAGI

         Olahraga adalah suatu kegiatan yang sangat bermanfaat bagi masyarakat , salah satu agenda untuk menyehatkan badan adalah senam. agenda kami dari kelompok KKN 58 ialah senam pagi bersama anak-anak di  Desa Baipajung , Kec Tanah Merah Bangkalan. agenda tersebut dilaksanakan setiap hari minggu pada jam 6 pagi. agenda ini bertujuan untuk menyehatkan bagi tubuh untuk adik-adik

Gambar 1.1 
Foto Agenda Senam Pagi 
Gambar 1.2
Foto Agenda Senam Pagi

Sunday, July 24, 2016

AGENDA KERJA BAKTI DESA BAIPAJUNG

Kebersihan lingkungan merupakan suatu hal yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Kebersihan berati keadaan bebas dari kotoran. Manusia perlu menjaga kebersihan lingkungan agar tetap sehat dan terhindar dari penyakit. Karena lingkungan yang bersih akan bermanfaat bagi diri sendiri. Begitu pula lingkungan yang kotor akan merugikan diri sendiri. 
Melihat kondisi awal desa yang kurang memperhatikan kebersihan lingkungan sekitar terutama jalan utama desa dan area sekitar sekolah. Maka diadakanlah kegiatan Baipajung Bersih yang merupakan sarana dalam membantu tercapainya kenyaman desa.  Di Desa Baipajung sendiri kegiatan baipajung bersih dilakukan di tiga tempat yaitu di Dusun Bailaok, Dusun Baidajah, dan area lingkungan SDN 1 Baipajung.
                 Tujuannya Meningkatkan kesadaran warga setempat tentang pentingnya menjaga  kebersihan lingkungan, kegiatan ini dilakukan oleh mahasiswa peserta KKN dan diharapkan masyarakat ikut serta membersihkan Lingkungan  di Desa Baipajung.

Gambar 1.1
Foto Agenda Kerja Bakti Bersama Warga Desa Baipajung
Gambar 1.2
Foto Agenda Kerja Bakti Bersama Warga Desa Baipajung

POTENSI DESA HOME INDUSTRY MUKENAH BORDIR

Mukenah adalah salah satu pakaian sholat yang difungsikan untuk menutupi seluruh  aurat wanita muslimah ketika melaksanakan ibadah solat. Industri mukenah merupakan industry  yang tidak ada habisnya karena mukenah merupakan kebutuhan setiap wanita muslimah asalkan industry itu mampu menciptakan inovasi-inovasi baru desaign dan model mukenah, dengan catatan tetap memenuhi syarat-syarat syar’i.
Di kota Bangkalan bagian Timur terdapat industry rumahan yang memproduksi mukenah border lebih tepatnya di Desa Baipajung Kecamatan Tanah. Industry mukenah border ini ada di Desa Baipajung sejak tahun 2001 dan kemudian dilanjutkan oleh para ibu rumah tangga hingga saat ini. Kegiatan industri rumah tangga yang dilakukan oleh masyarakat di Desa Baipajung yaitu dengan membuat produksi mukenah lebih tepatnya berada di dusun Majungan. Pembuatan prduksi mukenahdimulai sekitar 15 tahun yang lalu.Industri ini merupakan industri turun temurun dalam keluarga,dimana pendiri awalnya adalah Ibu Juhairiyah dan kemudian diturunkan ke anaknya yang bernama Mulyana, sehingga nama produksi di beri mukenah ini diberi nama “999 Mulyana”.

Gambar 1.1
Ibu Juhairiyah Pemilik Usah Home Industri
Mukenah Bordir
Proses pembuatan mukenah border di Desa Baipajung ini masih dengan peralatan  jahit yang sederhana antara lain; gunting, mesin jahit, dan mesin border. Proses pembuatan mukenah dimulai dari pemilihan kain yang tidak transparan dan mampu menutupi aurat wanita muslimah sesuai syariat, setelah pemilihan kain dilakukan pemotongan kain sesuai dengan ukuran yang telah ditentukan mulai dari ukuran anak-anak hingga mukenah ukuran dewasa

Produksi mukenah di dusun Majungan ini dilakukan secara manual oleh sekitar 15 orang karyawan dan pengerjaannya berada di rumah ibu Juhairiyah dan bahkan bisa di kerjakan dirumah karyawannya masing masing dengan di bantu alat-alat produksi yang di sediakan oleh ibu juhairiyah. Pengerjaan mukenah ini dilakukan setiap hari, satu mukenah bordiran yang cantik dan bagus bisa para karyawan bisa melakukan dalam satu sampai dua hari tergantung desain dan kesulitan dalam membordirnya. Dalam pemasarannya ibu Juhairiyah masih menggunakan cara tradisional yaitu dengan menjual ke beberapa pasar. Banyak hambatan yang dialami dalam industri mukenah ini, mulai dari kurangnya karyawan,kurangnya mesin dalam produksi dan minimnya gaji karyawan, serta metode pemasaran yang hanya dipasok ke pasar-pasar saja.