PRODUK KERUPUK LELE

DESA BAIPAJUNG , TANAH MERAH KABUPATEN BANGKALAN

PRODUK NUGGET LELE

DESA BAIPAJUNG , TANAH MERAH KABUPATEN BANGKALAN

PRODUK ABON LELE BAIPAJUNG

DESA BAIPAJUNG , TANAH MERAH KABUPATEN BANGKALAN

PRODUK KKN 58 UTM

DESA BAIPAJUNG , TANAH MERAH KABUPATEN BANGKALAN

TAMU DESA

MAHASISWA KKN 58 UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA

Friday, July 29, 2016

AGENDA SENAM MINGGU PAGI

         Olahraga adalah suatu kegiatan yang sangat bermanfaat bagi masyarakat , salah satu agenda untuk menyehatkan badan adalah senam. agenda kami dari kelompok KKN 58 ialah senam pagi bersama anak-anak di  Desa Baipajung , Kec Tanah Merah Bangkalan. agenda tersebut dilaksanakan setiap hari minggu pada jam 6 pagi. agenda ini bertujuan untuk menyehatkan bagi tubuh untuk adik-adik

Gambar 1.1 
Foto Agenda Senam Pagi 
Gambar 1.2
Foto Agenda Senam Pagi

Sunday, July 24, 2016

AGENDA KERJA BAKTI DESA BAIPAJUNG

Kebersihan lingkungan merupakan suatu hal yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Kebersihan berati keadaan bebas dari kotoran. Manusia perlu menjaga kebersihan lingkungan agar tetap sehat dan terhindar dari penyakit. Karena lingkungan yang bersih akan bermanfaat bagi diri sendiri. Begitu pula lingkungan yang kotor akan merugikan diri sendiri. 
Melihat kondisi awal desa yang kurang memperhatikan kebersihan lingkungan sekitar terutama jalan utama desa dan area sekitar sekolah. Maka diadakanlah kegiatan Baipajung Bersih yang merupakan sarana dalam membantu tercapainya kenyaman desa.  Di Desa Baipajung sendiri kegiatan baipajung bersih dilakukan di tiga tempat yaitu di Dusun Bailaok, Dusun Baidajah, dan area lingkungan SDN 1 Baipajung.
                 Tujuannya Meningkatkan kesadaran warga setempat tentang pentingnya menjaga  kebersihan lingkungan, kegiatan ini dilakukan oleh mahasiswa peserta KKN dan diharapkan masyarakat ikut serta membersihkan Lingkungan  di Desa Baipajung.

Gambar 1.1
Foto Agenda Kerja Bakti Bersama Warga Desa Baipajung
Gambar 1.2
Foto Agenda Kerja Bakti Bersama Warga Desa Baipajung

POTENSI DESA HOME INDUSTRY MUKENAH BORDIR

Mukenah adalah salah satu pakaian sholat yang difungsikan untuk menutupi seluruh  aurat wanita muslimah ketika melaksanakan ibadah solat. Industri mukenah merupakan industry  yang tidak ada habisnya karena mukenah merupakan kebutuhan setiap wanita muslimah asalkan industry itu mampu menciptakan inovasi-inovasi baru desaign dan model mukenah, dengan catatan tetap memenuhi syarat-syarat syar’i.
Di kota Bangkalan bagian Timur terdapat industry rumahan yang memproduksi mukenah border lebih tepatnya di Desa Baipajung Kecamatan Tanah. Industry mukenah border ini ada di Desa Baipajung sejak tahun 2001 dan kemudian dilanjutkan oleh para ibu rumah tangga hingga saat ini. Kegiatan industri rumah tangga yang dilakukan oleh masyarakat di Desa Baipajung yaitu dengan membuat produksi mukenah lebih tepatnya berada di dusun Majungan. Pembuatan prduksi mukenahdimulai sekitar 15 tahun yang lalu.Industri ini merupakan industri turun temurun dalam keluarga,dimana pendiri awalnya adalah Ibu Juhairiyah dan kemudian diturunkan ke anaknya yang bernama Mulyana, sehingga nama produksi di beri mukenah ini diberi nama “999 Mulyana”.

Gambar 1.1
Ibu Juhairiyah Pemilik Usah Home Industri
Mukenah Bordir
Proses pembuatan mukenah border di Desa Baipajung ini masih dengan peralatan  jahit yang sederhana antara lain; gunting, mesin jahit, dan mesin border. Proses pembuatan mukenah dimulai dari pemilihan kain yang tidak transparan dan mampu menutupi aurat wanita muslimah sesuai syariat, setelah pemilihan kain dilakukan pemotongan kain sesuai dengan ukuran yang telah ditentukan mulai dari ukuran anak-anak hingga mukenah ukuran dewasa

Produksi mukenah di dusun Majungan ini dilakukan secara manual oleh sekitar 15 orang karyawan dan pengerjaannya berada di rumah ibu Juhairiyah dan bahkan bisa di kerjakan dirumah karyawannya masing masing dengan di bantu alat-alat produksi yang di sediakan oleh ibu juhairiyah. Pengerjaan mukenah ini dilakukan setiap hari, satu mukenah bordiran yang cantik dan bagus bisa para karyawan bisa melakukan dalam satu sampai dua hari tergantung desain dan kesulitan dalam membordirnya. Dalam pemasarannya ibu Juhairiyah masih menggunakan cara tradisional yaitu dengan menjual ke beberapa pasar. Banyak hambatan yang dialami dalam industri mukenah ini, mulai dari kurangnya karyawan,kurangnya mesin dalam produksi dan minimnya gaji karyawan, serta metode pemasaran yang hanya dipasok ke pasar-pasar saja. 

POTENSI SUMBER DAYA ALAM DESA BAIPAJUNG

Potensi sumber daya alam desa baipajung dapat dilihat dari mayoritas mata pencaharian penduduk Desa Baipajung adalah petani. Dengan luas lahan pertanian 80.84 Ha, terdiri dari tanah sawah jenis tadah hujan dengan produktivitas padi 6,16 Ton/Ha, kacang tanah 1.14 Ton/Ha, ubi kayu 16.60 Ton/Ha dan produktivitas jagung 2,22 Ton/Ha. Potensi Peternakan di desa Baipajung juga mendukung dan cukup beragam. Selain sebagai petani, sebagian masyarakat juga ada yang berprofesi dibidang industri kecil atau kerajinan rumah tangga seperti industri rumah tangga yaitu pembuatan mukenah bordir, budidaya ikan lele, dan sebagai pedagang, baik dengan membuka toko atau warung.

Gambar 1.1
Potensi Pertanian Tanaman Jagung

Gambar 1.2 
                                     Potensi Perikanan Budidaya Perairan Ikan Lele
Dari berbagai potensi sumber daya alam yang dimiliki oleh desa Baipajung kami memilih untuk mengembangkan produksi ikan lele menjadi bahan makanan seperti kerupuk, abon dan nugget yang berbahan dasar ikan lele. Produk dari bahan dasar ikan lele dipilih karena bahan dasar produk yaitu ikan lele dapat diambil dari dari desa Baipajung sendiri, cara pembuatan mudah tidak menyulitkan warga setempat, cara penjualan yang mudah dan kadar kadaluwasa produk lumayan tahan lama. Selain itu produk atau olahan tersebut bisa menjadi ikon desa atau produk rumahan dari desa Baipajung.

Kami memilih mengembangkan potensi ikan lele, karena salah satu potensi yang dimiliki oleh desa Baipajung adalah budidaya ikan lele, salah satu masyarakat yang mengembangkan budidaya ikan lele bernama pak sulaiman. Masyarakat sekitar belum mengetahui manfaat dari ikan lele yang dapat diolah menjadi berbagai macam produk olahan yang terbuat dari bahan dasar ikan lele antara lain kerupuk ikan lele yang akan kami produksi.



DESA BAIPAJUNG

Desa Baipajung terletak di Kecamatan Tanah Merah. Kabupaten Bangkalan. Sejarah nama desa Baipajung diambil dari sebuah pohon besar yang bernama pohon “bai” dan bentuk dari pohon besar tersebut menyerupai payung yang dalam bahasa Madura disebut “pajung”, dan pohon bai tersebut memiliki buah yang berbiji. Dari situlah warga sekitar mengambil nama Desa Baipajung. Warga masyarakat memaknai pohon besar yang berdaun lebat menyerupai payung tersebut bisa menaungi mahluk hidup yang berada dibawah pohon tersebut. Begitupula harapan warga desa Baipajung yaitu menaungi seluruh lapisan masyarakat Desa Baipajung yang sekarang terdapat 6 (enam) dusun.
Desa Baipajung adalah desa yang sangat luas sehingga terbagi menjadi 6 (enam) dusun yaitu Dusun Rukburuk, Dusun Baidejeh, Dusun Bailaok, Dusun Majungan, Dusun Buwa’an, Dusun Binteng Dari ke-6 (enam) dusun tersebut ada salah satu dusun yang dijadikan sebagai pusat pemerintahan yaitu  Dusun Majungan, di desa tersebut dijadikan sebagai pusat perkumpulan atau musyawarah karna di desa tersebut pula tempat kediaman para tokoh masyarakat desa Baipajung, baik dari tokoh social, tokoh budaya, dan juga tokoh agama. Pusat pemerintahan desa Baipajung yang dahulu berada di Dusun Majungan yang bersistem kerajaan. Mulai dari tahun 1968 pusat pemerintahan Desa Baipajung berpindah yang asalnya dari dusun Majungan ke dusun Bailaok hingga saat ini, yang dipimpin oleh Bapak As’ad Abd Nasution selaku Kepala Desa Baipajung.
Desa Baipajung merupakan desa yang berada di Kabupaten Bangkalan dengan luas wilayah 4.01 Km­­2, jumlah kampong/dusun 6, jumlah rukun warga (RW) 6 dan rukun tetangga (RT) 26. Jumlah penduduk  ±7.185 jiwa untuk tahun 2014 dengan jumlah KK 1.545. Desa Baipajung merupakan desa dengan nilai pontensi yang cukup bagus dan perlu dikembangkan baik dari sektor pertanian, perkebunan, peternakan maupun sektor pengolahan dalam industri rumah tangga.
Dalam sektor pertanian Desa Baipajung memiliki banyak potensi antara lain potensi dalam bentuk tanaman jagung,padi,tebu dan dalam sektor perikanan di desa baipajung memiliki potensi budidaya ikan lele, dan dalam industri rumah tangga di desa baipajung memiliki usaha dalam pembautan mukenah.


SAMBUTAN KEPALA DESA

Assalamualaikum Wr.Wb.
Salam Sejahtera……..
            Alhamdulillah puji syukur Kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan Rahmat serta Hidayah-Nya, sehingga penyusunan buku sejarah Desa Baipajung dapat terselesaikan tepat waktu. Shalawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW.
            Desa Baipajung merupakan salah satu Desa yang cukup luas di wilayah Kecamaatan Tanah Merah Kabupaten Bangkalan yang terdiri dari enam Dusun yang terdata di Pemerintahan, diantaranya Bai Dajah, Bai Laok, Buwa’an, Binteng, Ruk-Buruk dan Majungan. Oleh sebab itu dibutuhkan sesuatu yang nantinya bisa dijadikan sebagai Referensi. Referensi tersebut bisa dalam bentuk sebuah Buku. Buku Desa tersebut nantinya berisiskan sejarah asal usul nama Desa, Dusun, dan potensi Desa serta pengembangan Potensi Desa.
            Saya selaku Kepala Desa Baipajung mengucapkan Terima Kasih kepada adik-adik Mahasiswa “ KKN UTM Kelompok 58 ” yang telah melaksanakan KKN di Desa Baipajung selama 26 hari. Salah satu hasil KKN ini adalah penyusunan Buku Desa. Terima kasih sudah membantu masyarakat dalam memperdayakan potensi yang ada di Desa Baipajung.
            Demikian yang dapat saya sampaikan, mohon maaf dan terima kasih.
Wassalamualaikum Wr.Wb
                                                                        Tertanda Kepala Desa Baipajung


As’ad abd Haris Nasution